Orang yang Biasa – biasa saja dengan Beberapa Catatan

Nanus & Teddy Bear in BW

Hallooo.. Kesan pertama apa yang muncul di benakmu ketika melihat foto potretku ini? Ini adalah foto hasil karya temanku, Elsen Lynn. Menurut dia foto ini sangat mencerminkan kepribadianku yang merupakan kombinasi yang pas antara ketegasan dan kelembutan. Hehehe.. Aku sendiri sudah berulang kali mengikuti assessment sejak aku memasuki dunia kerja pada usia 25 tahun di 2001. Aku kok engga yakin jika aku adalah kombinasi yang pas antara ketegasan dan kelembutan.

Kesan pertama yang seringkali muncul di benak orang ketika pertama kali berjumpa orang yang bertato dan bertindik di hidung, alis dan telinga adalah wajar jika cenderung negatif atau minimal meningkatkan kewaspadaan. Tapi bagaimana jika orang dengan ciri-ciri tersebut, seperti aku, tetapi memegang boneka?? Hopefully, kesan pertama adalah baik-baik saja. Beberapa orang yang mengenalku cukup baik memandangku sosok yang “nyeleneh”, aneh.  Mungkin itu justru karena mereka tidak sungguh-sungguh mengenalku dengan baik.

Aku lebih cenderung melihat diriku sebagai sosok yang biasa-biasa saja dengan beberapa catatan”. Hehehe.. Semoga tidak bikin kamu bingung. Catatannya adalah seperti yang terlihat di foto: “aku memeluk boneka”. Tapi memang, ini adalah salah satu foto diriku yang paling mencerminkan diriku. Bukan dari sisi kombinasi antara ketegasan dan kelembutan, melainkan lebih mencerminkan sebuah nilai yang aku pegang selama ini: “Jangan pernah menilai buku dari sampulnya saja.” Itu adalah yang pertama dan terutama.

Selain itu, ada beberapa hal yang memang tercermin dari foto itu, antara lain:
1. Aku lebih menyukai suasana, komunikasi dan interaksi yang informal.
2. Aku tidak terlalu menikmati suasana yang ramai dan hingar bingar serta berada di antara banyak orang.
3. Aku sangat menikmati ruang pribadi dan ruang bergerak yang relatif leluasa.
4. Aku jauh lebih suka bergerak di balik layar.
5. Tidak perlu berbasa-basi denganku karena aku bukan orang yang suka basa-basi pula.
6. “Makhluk yang aku biarkan sedemikian dekat dan melekat denganku hanyalah boneka”. Itu jelas adalah ungkapan yang berlebihan. Hehehe.. Pesan yang tersirat adalah aku banyak memiliki teman yang cukup dekat, yang cukup aku kenal baik, tapi hanya segelintir yang masuk dalam kategori “sahabat”.
7. Mereka yang bisa menjadi sahabatku adalah mereka yang punya pemikiran yang terbuka, yang tidak bermasalah dengan cara pandangku, yang kata beberapa orang, terkadang berbeda dengan pandangan kebanyakan orang.
8. Aku mengagumi kecerdasan, asertivitas, sekaligus ketulusan dan kelembutan seseorang.
9. Dengan senang hati aku mendengarkan keluhan dan curhatan menyangkut masalah pribadi, bahkan jika aku berkesempatan, dengan senang hati aku juga akan berusaha membantu mencari solusinya. Namun di sisi lain, bahkan para sahabatku pun tidak banyak mengetahui kehidupan pribadiku.
10. Be nice and i’ll be nice to you, otherwise, i’ll be the last person on earth you want to deal with. “Lakukan apa yang kamu ingin orang lain lakukan kepadamu, dan jangan lakukan apa yang kamu tidak inginkan orang lain lakukan atau perbuat terhadapmu”. Itu adalah salah satu nilai keutamaan yang aku pegang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Lumayan menggambarkan kecenderungan sikap dan perilaku-ku kan?  Itu adalah kesan yang aku tangkap dari diriku sendiri berangkat dari pemahamanku.

Jika menurut hasil tes DISC yang pernah aku jalani tahun lalu, maka kecenderungan perilaku-ku, baik adaptatif maupun natural, adalah “Dominance” yang sangat tinggi, hampir mencapai angka maksimal, lalu berturut-turut diikuti oleh “Influence”, “Steadiness” dan “Compliance”. Beberapa rekan kerja berpandangan aku adalah sosok yang “ngotot” dan tidak bisa didebat. Padahal lebih tepatnya adalah, aku sangat menikmati diskusi, apalagi diskusi yang berdasarkan data dan fakta serta berlandaskan pada keterbukaan pikiran serta penghormatan antar setiap pribadi yang terlibat dalam diskusi. Jika terkesan ngotot, mungkin lebih karena faktor “Dominance”-nya. Hehehe.

Jadi bisa dipahami kan? Bahwa aku adalah orang yang biasa-biasa saja dengan beberapa catatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s