Si Monyet

Salah satu novel favorit saya adalah “Taiko” yang ditulis oleh Eiji Yoshikawa, penulis yang sama novel legendaris “Musashi”. Tidak sedikit orang penggemar Musashi yang belum pernah mendengar novel Taiko ini, padahal menurut saya, isinya jauh lebih menarik ketimbang Musashi.

Lebih dari sekedar kisah perjalanan hidup seorang tokoh Jepang, Taiko juga memaparkan strategi kepemimpinan dan perang yang hingga kini masih relevan untuk diterapkan. Tidak saja menyangkut militerisme, tapi juga bisnis, sama seperti Strategi Perang Sun Tzu.

Saya teringat novel Taiko gegara membaca berita tentang Jokowi yang secara tidak langsung mengatakan wajahnya bukanlah wajah diktator. Baca: Wajah Begini Kok Dibilang Diktator. Seperti apa sih wajah diktator? Saya sendiri tidak tahu persis. Saya juga tidak tahu sejauh mana kemiripan wajah antara Jokowi dengan wajah diktator.

Hanya memang, kita mungkin bisa sepakati satu hal, wajah Jokowi bukanlah tipikal wajah seorang model foto. Demikian pula wajah Toyotomi Hideyoshi, pemimpin besar pemersatu Jepang yang menjadi tokoh utama dalam Taiko.

Lahir dalam keluarga petani miskin, Hideyoshi kerap dijuluki “Si Monyet” oleh majikan, rekan-rekannya dan juga musuh-musuhnya. Dengan julukan itu, kita bisa langsung membayangkan jika penampilan Hideyoshi jauh dari penampilan yang memikat secara fisik dalam pandangan umum. Kurus, kerempeng, singkatnya, tidak meyakinkan.

Tapi siapa mengira? Dari seorang pesuruh, Hideyoshi mampu menjadi seorang pemimpin besar, pemersatu Jepang berkat keahliannya di bidang politik dan militer. Salah satu keahliannya adalah menaklukan musuhnya tanpa melalui peperangan melalui langkah diplomasi.

Meski dikenal memiliki karakter periang, suka bercanda dan mau merendahkan diri di hadapan musuhnya, Hideyoshi juga penuh tipu muslihat dan tak segan-segan bertindak tiada ampun kepada mereka yang melawan kehendaknya.

Saya pertama kali membaca novel Taiko ini saat SMP dan sejak itu saya berusaha untuk tidak pernah menilai orang dari penampilannya. Sangat mungkin dan seringkali penampilan adalah tipuan belaka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s